Rabu, 18 Maret 2009

heart Physiology



FISIOLOGI JANTUNG
Siklus Jantung
Mencakup dari akhir kontraksi dan relaksasi jantung sampai ke kontraksi dan relaksasi berikutnya.
Diastolik : Mengalirnya darah dari atrium masuk ke ventrikel.
Sistolik : Mengalirnya darah dari ventrikel keluar menuju aorta.
Ketika darah isi ventrikel sudah mengalir ke dalam aorta, katup aorta dan pulmonal menutup.
Tekanan dalam ventrikel turun, terjadi pengisian darah ke dalam ventrikel dari atrium.
Setelah tekanan dalam ventrikel naik, mendorong katup trikuspidal dan bikuspidal/mitral menutup.
Sementara darah dari vena cava terus mengalir mengisi atrium.
Kemudian ventrikel berkontraksi, darah mengalir dari ventrikel masuk ke aorta dan arteri pulmonalis.
Demikian seterusnya siklus ini berulang.
Sumber Impuls Jantung
Nodus Sinoatrial (Nodus SA).
Lokasi di dinding posterior atrium kanan tepat di bawah muara V cava superior.
Melepas impuls sebanyak 72 kali/menit.
Disebut pemacu jantung.
Nodus Atrioventrikuler (Nodus AV).
Posisi di bawah dinding posterior atrium kanan.
Menyaring impuls supaya ejeksi darah dari atrium selesai dulu sebelum ada kontraksi ventrikel.
Serabut Purkinje.
Adalah serabut otot jantung khusus yang mampu menghantar impuls dengan kecepatan 5 kali lipat kecepatan hantaran otot jantung biasa.
Serabut purkinje ini memungkinkan kedua atrium berkontraksi bersamaan diikuti kontraksi kedua ventrikel bersamaan.
Berkas His.
Adalah sekelompok serabut purkinje yang berasal dari Nodus AV berjalan sepanjang septum interventrikuler menuju ke ventrikel.
Berkas His bercabang 2, Berkas His Kanan dan Kiri.
Elektrokardiografi.
Adalah rekaman grafik aktifitas listrik yang menyertai kontaksi atrium dan ventrikel jantung.
Ada 12 lead yang dipasang di tubuh untuk mendapatkan perekaman.
6 lead dipasang di kaki dan tangan.
6 lead dipasang di dinding dada depan.
Gambaran EKG di gambarkan dengan:
Gelombang P >> gamb depolarisasi atrium.
Gelombang QRS >> gamb depolarisasi ventrikel.
Gelombang T >> gamb repolarisasi ventrikel.
Bunyi Jantung.
Ada 2 bunyi jantung normal yang sering dipakai:
Bunyi Jantung 1.
Berasal dari bunyi tertutupnya katup atrioventrikuler(trikuspidal dan bicuspidal).
Bunyi Jantung 2.
Berasal dari bunyi tertutupnya katup aorta dan pulmonal.
Frekuensi Jantung
Frekuensi jantung normal 60 – 100 kali/menit.
Frekuensi denyut jantung janin normal 140 – 160 kali/menit.
Bila lebih dari 100 kali/menit disebut Takikardi.
Bila kurang dari 60 kali/menit disebut Bradikardi.
Pengaturan frekuensi:
Saraf otonom.
Reseptor.
Pengaruh lain.
Faktor2 yang menyebabkan frekuensi jantung meningkat:
Saraf simpatis.
Reseptor di vena cava yang sensitif thd penurunan tek darah.
Reseptor saraf kulit.
Emosi.
Hiperkalemi.
Faktor2 yang menyebabkan penurunan frekuensi jantung:
Saraf parasimpatis.
Baroreseptor di aorta.
Hipokalemi.
Curah Jantung.
Adalah volume darah yang dikeluarkan oleh kedua ventrikel dalam satu menit.
Curah Jantung = frek jantung x isi sekuncup
Isi sekuncup adalah volume darah yang masuk ke aorta sesudah sistolik.
Faktor2 yang memperbesar curah jantung:
Aktifitas berat.
Peningkatan aliran balik vena.
Pompa otot rangka kaki.
Inspirasi pernapasan.
Faktor2 yang menurunkan curah jantung:
Posisi tubuh.
Perdarahan hebat.
Tekanan darah tinggi.
Penyakit jantung.
Sirkulasi Darah
Ada 2 yang utama :
Sirkulasi besar.
Sirkulasi kecil.
Sirkulasi besar bermula dari ventrikel kiri jantung > aorta > seluruh tubuh > vena cava > atrium kanan jantung.
Sirkulasi kecil bermula dari ventrikel kanan > arteri pulmonalis > paru-paru > vena pulmonalis > atrium kiri jantung.
Sirkulasi yang lain al:
Sirkulasi portal
Sirkulasi koroner.
Sirkulasi portal di mulai dari vena2 yang berasal dari lambung, usus, limpa dan pankreas > vena porta > hepar > vena hepatika > vena cava.
Sirkulasi koroner berawal dari arteri koronaria yang berasal dari percabangan di aorta > bercabang2 menjadi arteri yang lebih kecil menuju ke seluruh badan jantung > sinus koronaria > atrium kanan.
Sirkulasi Janin
Sirkulasinya sama dengan manusia dewasa, hanya ada tambahan:
Ada vena umbilikalis yang menyalurkan darah bersih dari ibu masuk ke vena cava janin.
Di septum interatrial ada lubang foramen ovale yang mengakibatkan darah dari atrium kanan bisa mengalir ke atrium kiri dan sebaliknya.
Ada duktus arteriosus yang mengalirkan darah dari ventrikel kanan ke aorta.
Di arteri abdominalis ada cabang yaitu arteri hipogastrika yang berlanjut menjadi arteri umbilikalis yang membawa darah dari janin ke ibu.
Ke empat organ yang disebut diatas, setelah janin lahir, akan mengalami rudimenter.
D A R A H
Fungsi:
Sistem transpor.
Sistem respirasi.
Perlindungan.
Sumber protein.
Transpor hormon.
Tersusun dari air 91 %, protein 8 %, sisanya mineral.
Terdiri dari : plasma dan sel darah.
Sel darah terdiri dari:
Eritrosit.
Lekosit.
Trommbosit.
Eritrosit.
Jumlah +/- 5000000/mm3.
Berbentuk cakram bikonkaf.
Pada dindingnya ada hemoglobin.
Dibentuk di sumsum tulang.
Waktu hidupnya 115-120 hari.
Hemoglobin:
Protein yang kaya akan zat besi.
Jumlah normal 15 gr/100 ml darah.
Memiliki afinitas dengan oksigen.
Lekosit.
Bening tidak berwarna.
Lebih besar dari sel darah merah.
Jumlah 6000-100000/100 ml.
Terdiri dari:
Limosit.
Monosit.
Netrofil.
Basofil.
Eosinofil.
Fungsi untuk perlindungan terhadap mikroorganisme.
Trombosit.
Sepertiga besar eritrosit.
Jumlah 300000/100mm3 darah.
Berperan dalam pembekuan darah.
Plasma.
Cairan berwarna kuning.
Fungsi untuk transpor makanan, hormon, enzim, sisa metabolisme, dll.
Protein plasma:
Albumin.
Globulin.
Fibrinogen.
Tekanan Darah
Yang mempengaruhi:
Kekuatan pompa jantung.
Banyaknya darah.
Kekentalan darah.
Elastisitas dinding pembuluh darah.
Tahanan tepi.
Tekanan normal:
Tekanan sistolik 110-130 mmHg.
Tekanan diastolik 60-80 mmHg
Cara mengukur tekanan darah:
Manset dipasang pada lengan atas.
Manometer dipompa sampai tekanan sekitar 180-200 mmHg.
Tekanan diturunkan secara perlahan-lahan.
Sambil tekanan diturunkan, dengan stetoskop didengarkan suara degup pada arteri brakhialis di fossa cubiti.
Degup pertama yang terdengar, adalah tekanan sistolik.
Degup yang terakhir terdengar, adalah tekanan distolik

Kamis, 12 Februari 2009

Renal System


Anatomi Ginjal

__________________________________________________________________________________

Ginjal terdiri dari 1,2 juta nefron yang terbentuk sejak lahir. Nefron terbentuk dari glomerulus, tubulus proksimal, ansa Henle dan tubulus distal. Glomerulus sendiri terbentuk dari pelebaran ujung proksimal tubulus proksimal yang mengelembung yang dikenal dengan sebutan kapsula Bowman, dengan vaskularisasi di dalamnya yang berasal dari kapiler afferen dan keluar ke kapiler efferen. Darah yang berasal dari arteri renalis akan mengalir ke dalam kapiler afferen dan zat dengan BM <>

Ada dua jenis nerfron, yang mempunyai tubulus hanya di batas korteks disebut Kortikal nefron, sedangkan yang tubulusnya menjorok sampai jauh kedalam medula disebut Jukstamedulari nefron. Dalam perjalannya sepanjang tubulus-tubulus ginjal fitral akan mengalami reabsorpsi dan sekresi sehingga terbentuk urin. Jadi urin dibentuk oleh hasil filtrasi di glomerulus (sebagian besar) dan hasil sekresi di tubulus (sebagian kecil).

Aliran Darah Ginjal

__________________________________________________________________________________

Aliran darah ginjal (renal blood flow) besarnya adalah 1 liter/menit, atau setara dengan 20 % dari curah jantung yang 5 liter/menit. Dari seluruh aliran darah ginjal ini 75 % terdapat pada korteks ginjal. Nefron sendiri diperdarahi oleh glomelurus kapiler dan kapiler peritubular yang mengelilingi tubulus-tubulus ginjal. Kapiler efferen di glomerulus menghasilakan tekanan yang tinggi di glomerulus yang berguna untuk proses filtrasi, sedangakan tekanan di kapiler peritubular relatif lebih rendah, karena fungsinya sama seperti kapiler arteri buntu di jaringan lain. Namun ada bagian peritubular kapiler yang mempunyai fungsi khusus, yaitu Vasa recta, ialah peritubular kapiler yang terletak di sekitar tubulus distal yang berdekatan dengan glomerulus yang mendapat aliran 1-2 % dari aliran darah ginjal. Yang mana berperan dalam fungsi mengatur konsentrasi dari urin dengan cara mengatur zat-zat yang di sekresi ke tubulus distal dari jaringan interstitial, ini sering disebut sebagai mekanisme countercurrent.

Sekitar 180 liter cairan difiltrasi setiap hari melalui glomerulus, dan 1,5 liter kembali direabsorpsi melalui tubulus-tubulus ginjal. Besarnya reabsorpsi di ginjal, khususnya di tubulus ginjal melalui peritubular kapiler ini sekitar 4 kali besar reabsorpsi di jaringan lain. Ini dimungkinkan karena perbedaan tekanan yang besar antara arteri renalis dan vena renalis, yaitu 100 mmHg di arteri dan 8 mmHg di vena.

Autoregulasi ginjal memungkin terjaganya aliran darah ginjal pada berbagai keadaan tekanan darah yang berubah-ubah antara 70-160 mmHg. Bila tekanan darah turun akan menyebabkan aliran darah di glomerulus turun, ini akan merangsang sel makula densa di epitel glomerulus untuk membuat vasodilatasi dari kapiler afferent dan vasokonstriksi di kapiler efferent, sehingga hasilnya adalah tekanan di glomerulus tetap dan ini menyebabkan laju filtrasi glomerolus tidak banyak berubah. Namun bila keadaan ini berlangsung lebih lama dari 5-10 menit, akan terjadi perangsangan sistem renin angiotensin, dan dengan terlepasnya angiotensin II menyebabkan vasokonstriktor efferent sehingga laju aliran darah ginjal akan menurun, namun demikian laju firtrasi glomerulus tetap dipertahankan normal.

Laju filtrasi glomerolus sendiri normalnya adalah 125 ml/menit dengan fraksi filtrasi 20 %, artinya 20% dari aliran darah ginjal yang melalui glomerolus akan menjadi filtrat hasil filtrasi. Hasil filtrasi ini susunannya relatif sama dengan susunan plasma darah namun tidak mengandung protein.

Faktor yang mempengaruhi laju filtrasi glomerolus

__________________________________________________________________________________

Tekanan darah arteri.

Ini diatur oleh sistem autoregulasi ginjal, yaitu melalui tubuloglomerular feedback pada jukstaglomerolus terutama pada makula densa di tubulus distal yang menimbulkan vasokonstriksi dan vasodilatasi kapiler afferen dan efferen, yang akan mempertahankan laju filtrasi tetap normal pada MAP antara 70 - 160 mmHg. Namun perubahan tekanan darah akan menyebabkan produksi urin yang meningkat walaupun laju filtrasi tetap normal, karena adanya mekanisme reabsorpsi dan sekresi dari tubulus ginjal.

Aparatus jukstaglomerolus.

Di tubulus distal yang berdekatan dengan kapiler afferan dan efferen glomerulus terdapat makula densa. Sel otot polos kapiler afferen dan efferen, disebut aparatus jukstaglomerolus, yang berdekatan dengan makula densa terdiri dari granula yang akan menginaktifkan renin yang terlepas ke sirkulasi pada keadaan-keadaan hipotensi, renal ischemia dan adanya perangsangan simpatik. Misalnya tekanan darah turun, jumlah ion Cl di tubulus distal akan turun sehingga jumlahnya di makula densa juga akan turun, ini akan menyebabkan pelepasan renin yang akan diubah menjadi angiotensin II yang akan menyebabakan vasokonstriksi kapiler afferan dan efferen. Namun vasokonstriksi akan lebih besar pada kapiler efferen sehingga tekanan di kapiler dalam kapsula Bowman relatif tetap dan menyebabkan laju filtrasi glomerolus dipertahankan.

Jurah jantung.

Faktor ini mempengaruhi laju filtrasi dengan cara mempengaruhi aliran darah ginjal.

Aktifitas simpatis.

Perangsanan simpatis akan menyebabkan vasokonstriksi afferen, sehingga aliran ke kapiler kapsula Bowman akan menurun dan menurunkan laju filtrasi glomerolus.

Fungsi tubulus ginjal

__________________________________________________________________________________

Setelah mengalami filtrasi di glomerolus, filtrat akan melalui tubulus-tubulus ginjal. Disini 80% ion Na+ , Cl- dan air akan diabsorpsi kembali di tubulus proksimal. Ion Na+ direabsorpsi dengan mekanisma pompa natrium yang aktif sehingga memerlukan energi, sedangkan reabsopsi Cl- dan air terjadi secara pasif dengan mengikuti transfer ion Na+ melalui keseimbangan elektrolit dan tekanan onkotik, sehingga filtrat yang keluar dari tubulus proksimal akan tetap isotonik terhadap jaringan interstitial. Sedangkan fungsi sekresi lebih berperan pada sekresi ion K+ dan H+ di tubulus distal.

Selama perjalanannya melalui tubulus ginjal 99% air akan direabsopsi di tubulus proksimal dan ansa Henle (tubulus distal relatif impermeable terhadap air), sehingga di tubulus distal konsentrasi akan 99 kali lebih besar dari konsentrasi filtrat awal. Glukosa dan asam amino direabsorpsi secara penuh, sehingga tidak terdapat dalam urin. Mekanisme reabsopsinya dengan cara sodium co-transport, yaitu dengan menambahkan zat carier yang mengikat zat tersebut dan membawanya ke sel epitel tubulus yang kemudian dipisahkan kembali sebelum zat yang dibawa berdifusi secara pasif ke jaringan interstitial.

Jumlah zat-zat terkandung difiltrat yang direabsopsi mengikuti reabsopsi air akan dipengaruhi oleh banyaknya rebsopsi air dan permeabilitas dari tubulus ginjal. Seperti urea, akan direabsopsi sebanyak 50 % dari yang difiltrasi di glomerolus. Sel tubulus impermeable terhadap creatinin, insulin dan manitol sehingga semua akan dieksresi melalui urin.

Seperti telah dijelaskan diatas, ion Na+ akan direabsopsi di tubulus proksimal, sehingga lumen tubulus akan lebih bersifat negatif dibandingkan sel epiltel tubulus. Ini menyebabkan ion-ion negatif (Clorida dan Phosphat) akan berdifusi secara pasif mengikuti ion Na+. Sedangkan di tubulus distal dimana terjadi sekresi ion K+ secara aktif dengan mekanisme yang sama dengan absorpsi Na+ di proksimal, akan menyebabkan terjadinya difusi pasif ion negatif ke dalam lumen tubulus distal.

Perbedaan kemampuan reabsorpsi tubulus

__________________________________________________________________________________

Tubulus proksimal.

Tubulus proksimal ginjal mempunyai banyak mitokondria, ini sesuai dengan fungsinya yang banyak memerlukan energi untuk mengaktifkan sistem pompa natrium guna transport aktif ion Na+. Karena adanya reabsopsi di tubulus proksimal ini hanya sepertiga dari hasil filtrat glomerulus akan dilepaskan ke ansa Henle.

Ansa Henle.

Tubulus ini terbagi menjadi dua bagian, bagian decendent yang mempunyai sedikit mitokondria di sel epitelnya, dan mempunyai permeabilitas yang tinggi terhadap air dan agak permeable terhadap urea dan ion natrium. Bagian ascendens bersifat sedikit permeable terhadap air dan urea, sehingga mencegah peningkatan konsentrasi urin karena terlepasnya air ke jaringan sekitar.

Tubulus distal.

Bagian segmen dilusi bersifat impermeable, dengan epitel endotel yang unik memungkin difusi pasif dari ion negatif yang akan diikuti oleh difusi pasif ion positif. Sedangkan bagian akhir epitelnya mendukung tranport aktif ion K+ ke dalam lumen tubulus, namun impermeable terhadap urea.

Duktus kolekduktus.

Permeabilitasnya dipengaruhi oleh hormon ADH, peningkatan ADH akan menyebabkan peningkatan permeabilitas dan menimbulkan reabsopsi air yang meningkat. Selain itu epitelnya mendukung transport aktif ion positif (K+, Na+, H+ dan Ca+).

Keasaman urin dan ekskresi bikarbonat

__________________________________________________________________________________

Sel-sel tubulus proksimal dan distal dpat mengsekresi ion H+, demikian juga di duktus koligen. Untuk setiap ion H+ yang disekresi ke lumen, suatu HCO3- dan satu Na+ diabsobsi ke jaringan interstitial dan disiini berdifusi masuk ke pembuluh darah peritubuluar. Gradien H+ maksimal dimana dapat terjadi sekresi adalah pH 4,5 yang bila telah tercapai sekresi H+ akan berhenti. Namun ada tiga reaksi penting pada cairan tubulus akan membuang hidrogen dan memungkinkan sekresi lebih banyak lagi asam, yaitu reaksi dengan HCO3- membentuk CO2 dan H2O, dengan HPO4- membentuk H2PO4- , dan dengan NH3 membentuk NH4-.

Sekresi asam ginjal diubah oleh perubahan perubahan pada PCO2 interstitial, konsentrasi K+, kadar anhidase karbonat dan konsentrasi hormon korteks adranal. Bila PCO2 tinggi (asidosis respiratorik) lebih banyak H2CO3 intrasel tersedia untuk mendapar ion hidroksik dan sekresi asam diperbesar, demikian juga sebaliknya. Penurunan K+ memperbesarsekresi asam karena kehilangan K+ menyebabkan asidosis intrasel meskipun pH plasma dapat meningkat, akibatnya K+ yang berlebihan intrasel akan menghambat sekresi asam. Bila anhidrase karbonat dihambat, sekresi asam dihambat sebab pembentukan H2CO3 berkurang. Aldosteron dan steroid kortek adrenal lainnya memperbesar rabsopsi Na+ tubulus juga menaikan sekresi H+ dan K+.

Bila HCO3- plasma 28 mEq/liter, H+ disekresi pada kecepatan maksimal dan semuanya dipakai untuk mereabsopsi HCO3-, tetapiwaktu HCO3 plasma turun lebih banyak H+ tersedia sebagai titrasi asam dan NH4+. Oleh karena penurunan HCO3- selanjutnya, urin menjadi makin asam dan makin besar kadar NH4+ nya. Untuk alasan yang belum diketahui kapasitas reabsopsi HCO3- tubulus meningkat bila laju filtrasi glomerolus meningkat.

Diuretik

__________________________________________________________________________________

Diuretik air dan diuretik osmotik telah dibahas sebelumhya. Etil alkohor bekerja langsung pad hipotalamus. Kerja diuretik xantin dalah lemah , bila NH4Cl dimakan, NH4+ berdisosiasi menjadi H+ dan NH3 yang akan diubah menjadi urea, sehingga NH4Cl yang dimakan sama dengan HCl yang ditambahkan kedalam tubuh, dimana H+ akan didapar dan Cl- akan difiltrasi bersama Na+. Sampai batas tertentu Na+ akan dibuang dalam urin. Garam pembentuk asam lainnya juga bekerja dengan cara yang sama.

Penghambat anhidrase karbonat efeknya sedang, tetapi akan menghambaat sekresi asam dengan menurunkan suplai asam karbonat. Tidak hanya sekresi Na+ dinaikan karena H+ diturunkan, tetapi reabsorpsi HCO3- juga ditekan. Dan karena H+ dan K+ bersaing dengan Na+, penurunan sekresi H+ mempermddah sekresi dan eksresi K+.

Penentu kecepatan sekresi K+ lainnya adalah jumlah Na+ yang dikirim ke tempat pertukaran Na-K di tubulus distal. Tiazid, furosemid, asam etakrinat dan bumetaink bekreja pada proksimal tempat ini dan resultannya kenaikkan pengiriman Na+ menaikkan sekresi K+. Kehilangan K+ cukup besar pada pemakaian diuretik jenis ini. Tiazid menghambat transport Cl- pada ujung pars asenden tebal bagian kortikal lengkung Henle dan bagian proksimal tubulus distal. Furosemid, asam etakrinat dan bumetanid menghambattransport Cl- pada bagian tebal pars asenden. Diuretik merkuri jugabekerja pada bagian tabl pars asenden bagian medula, tatapi mereka mempunyai kerja tambahan menghambat sekresi K+ sehingga penurunan K+ tidak begitu jelas.

Spironolakton, triamteren dan amilorid bekerja pada mekanisme pertukaran itu sendiri menyebabkan retensi K+ dan pada beberapa kasus timbul hiperkalemia ringan.

--------------------------------------------------------

Daftar Pustaka :

  1. Stoelting Robert K, MD, editor. Pharmacology and Physiology in Aneshtetic Practice. Philadelphia: JB Lippicott Company, 1987; 761-79.
  2. Ganong WF. Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC, 1983; 599-625
  3. .

Selasa, 23 Desember 2008

Ibu...

Ibu merupakan kata tersejuk yang dilantunkan oleh bibir - bibir manusia.Dan “Ibuku” merupakan sebutan terindah.Kata yang semerbak cinta dan impian, manis dan syahdu yang memancar dari kedalaman jiwa.Ibu adalah segalanya. Ibu adalah penegas kita dilaka lara, impian kta dalam rengsa, rujukan kita di kala nista.
Ibu adalah mata air cinta, kemuliaan, kebahagiaan dan toleransi. Siapa pun yang kehilangan ibinya, ia akan kehilangan sehelai jiwa suci yang senantiasamerestui dan memberkatinya.Alam semesta selalu berbincang dalam bahasa ibu.
Matahari sebagai ibu bumi yang menyusuinya melalui panasnya.Matahari tak akan pernah meninggalkan bumi sampai malam merebahkannya dalam lentera ombak, syahdu tembang beburungan dan sesungaian.
Bumi adalah ibu pepohonan dan bebungaan. Bumi menumbuhkan, menjaga dan membesarkannya. Pepohonandan bebungaan adalah ibu yang tulus memelihara bebuahan dan bebijian.Ibu adalah jiwa keabadian bagi semua wujud.Penuh cinta dan kedamaian.

Kamis, 04 Desember 2008

Hasan Al-Banna

Postingan ini diambil dari buku 100 pelajaran dari para pemimpin ikhwanul muslimin...untuk para pemimpin dan para calon pemimpin!!!

Picture taken from here
MEMETIK PELAJARAN DARI PEMIMPIN IKHWANUL MUSLIMIN (Hasan-Al-Banna)

Utusan dari kedutaan Inggris datang ke kantor pusat Ikhwanul Muslimin menemui imam syahid seraya berkata:
"sesungguhnya diantara program kerajaan Inggris adalah membantu berbagai lembaga keagamaan dan sosial. sementara itu, kedutaan sangat menghargai upaya anda dan finansial anda...oleh sebab itu, kerajaan inggris menawarkan berbagai pelayanan kepada Anda tanpa imbalan apa-apa. kami telah memberikan berbagai bantuan kepada kepada lembaga ini dan itu...kepada si fulan dan si fulan... ini cek senilai 10.000 pound sebagai sumbangan untuk jama'ah"
Imam syahid tersenyum lalu berkata:
sesungguhnya kalian dalam keadaan perang dan kalian lebih membutuhkan ribuan pound ini.
kemudian utusan itu menaikkan jumlah sumbangan tetapi Imam Syahid tetap menolaknya...
sebagian ikhwan merasa heran dan saling berbisik: kenapa beliau tidak mengambil uang itu dan kita pakai untuk membiayai perjuangan melawan mereka.
Imam Syahid Hasan-Al banna menjawab:
sesungguhnya tangan yang menadah tidak akan bisa kembali lagi
sesungguhnya tangan yang mengambil pemberian tidak akan bisa memukul
sesungguhnya kita melakukan jihad dengan harta kita, bukan dengan harta orang lain. dengan jiwa kita, bukan dengan jiwa orang lain.

Gara-gara kodok

picture tajen from here


Kodok oh...Kodok

Duh...gara-gara hewan yang satu ini nih kami satu angkatan jadi bulan-bulanan asisten. giaman tidak! tepatnya hari rabu kemarin praktikum yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa Gatot alias gagal total. soalnya kodoknya ngga ketemu-ketemu. ada sih satu kelompok yang bawa, tapi ternyata bukan kodok yang diinginkan. itupun kodoknya ternyata lepas. belum lagi histamin dan epinefrin ternyata harus dibeli dengan resep dokter. wah...lengkaplah penderitaan kami.

Kebayanga ngga tuh susahnya cari kodok malam-malam di tengah sawah. eh dapatnya ternyata kodok sawah, ya iyalah namanya juga cari di sawah, pasti dapatnya kodok sawah...coba carinya di laut so pasti namanya kodok laut!he...he...ngga' nayambung!

Hus! jangan ketawa ketiwi dulu. gara-gara sikodok ngga ketangkep akhirnya kakak-kakak asisten murka sama kami, n finally setelah mengingat, menimbang dan memutuskan...nilai kami tetep dibagi 6 untuk nilai praktikum, walaupun kami cuma melaksanakan 5 praktikum. Duh...mending kalau nilainya tinggi, kalau udah rendah trus mau dibagi 6! gimana dong....

Minggu, 23 November 2008

bersujudlah!!!


The picture taken from here

hmm...masa futur itu datang lagi...masa yang paling tidak kusukai. sedikit sekali rasanya aku mengingat Allah, semuanya hanya dunia. bahkan aku lebih takut telat masuk Lab dibandingkan telat sholat. entah kenapa perasaan rindu itu tiba-tiba menyeruak tak tertahankan. ingin rasanya menangis, tapi kenapa??? Aku juga tak tahu kenapa?


Di malam yang kelam dan sunyi, Aku memutuskan melepaskan rindu yang tak terdefenisikan ini. tapi dengan apa? bagaimana?


Akhirnya Aku mencoba untuk bersujud! Sub'hanallah...bulir-bulir air mata mengucur deras dari mataku! Rindu itu semakin menyeruak tapi membuat hati ini sangat tenang.


Ya Allah...jangan hilangkan rasa rindu ini dari Hamba...
Ya Allah...Biarkan hamba senantiasa menikmati sujud ini dengan tetesan air mata...

Rabu, 12 November 2008

cerpenq

taken from here


Sepeda Onthel pembawa berkah
Oleh: A.Buanasari

Brukk!!!Tubuh mungil Nia terpental setelah seorang pengendara sepeda menabraknya, sialnya lagi, sekarang bajunya penuh dengan Lumpur. Sontak Nia mengarahkan pandangan kearah pemuda yang baru saja menabraknya. Maksudnya sih Nia langsung pengen ngebentak, tapi…
Oh my Good! Ini manusia apa Alien sih? Dandanan super kuno, kacamata pantat botol plus sepeda onthel lagi! Batinnya.
“eh punya mata ngga sih? Sekarang liat baju aku semuanya penuh Lumpur “
Bentak Nia dengan wajah yang memerah karena kesal. “maaf mba’ saya benar-benar ngga sengaja, saya buru-buru”jelas pemuda itu dengan terbata-bata.
“itu bukan urusan aku ya! Pokoknya gara-gara kamu sekarang aku ngga bisa ikut audisi”
“sekali lagi saya minta maaf mba”pemuda itu terus membungkuk, bak pelayan yang menjawab pertanyaan majikannya.
Dengan wajah yang masih kesal, Nia berlalu meninggalkan pemuda yang disebutnya sebagai alien itu.
***
Pagi ini masih sama seperti biasanya, Nia bangun pukul setengah enam pagi dan langsung menuju kamar mandi untuk bersiap-bersiap ke sekolah. hanya saja, wajahnya hari ini selalu saja manyum. Bahkan sampai dimeja makan pun, wajah Nia tak berubah rautnya, dia hanya memandangi makanan yang ada di depannya tanpa menyentuhnya sedikitpun.
“Gimana nih! Pasti bentar endy sama Luna nanyain tentang audisi kemarin. Aku kan malu kalau mereka tahu ternyata aku ngga ikut. Gara-gara sepeda onthel itu sih!” Nia terus saja mengumpat, dan tak bisa menghilangkan sisa-sisa kekesalannya kemarin. Dan benar saja, belum lagi Nia masuk ke gerbang sekolah, kedua teman barunya, Luna langsung menghampiri Nia dan menanyakan tentang audisinya.
“Gimana? Menang kan?” Tanya Luna dengan penuh antusias
“menang gimana! Ikut aja ngga” jawab Nia sambil terus menggerutu.
“ha!!!kamu ngga ikut? bukannya kemarin kamu bolos sekolah gara-gara audisi dance itu kan?” Endy pun ikut nimbrung dalam percakapan itu.
“iya! Tapi waktu perjalanan ke tempat audisi aku ditabrak sama UFO” terang Nia.
“Ah..yang benar kamu!masa ada UFO sih?” luna pun memperlihatkan sisi kebloonannya.
“aduh…UFO itu hanya perumpamaan, maksud aku kemarin yang nabrak tu Alien sama UFOnya alias sepeda onthelnya”Nia menjawab sambil memukulkan tangannya ke kepala, sementara Endy hanya bisa menahan tawa.
“pokoknya aku ngga akan maafin orang itu, audisi ini kan kesempatan langka”
Belum lagi mereka selesai bercakap-cakap, bel sekolah tanda pelajaran akan dimulai sudah berbunyi, mengisyaratkan agar semua anak-anak masuk ke kelasnya. Raut wajah Nia yang kesal tetap tidak berubah walaupun sudah berada dalam kelas. Tak satupun pelajaran yang ditangkap otaknya hari ini, semua masuk tetlinga kanan dan keluar telinga kiri. Batinnya terus saja memaki pengemudi sepeda onthel kemarin.
Walaupun Nia baru satu minggu disekolah barunya itu, tapi dia tidak mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan teman-teman barunya. Maklum, Nia memang dikenal sebagai Mrs.gaul disekolahnya yang lama di Bogor. Tapi karena papanya dipindah tugaskan ke Makassar, mau tidak mau dia juga harus ikut pindah ke Makassar. Awalnya, Nia sama sekali tidak suka dengan sekolah barunya di SMAN 6 Makassar. Selain agak jauh dari pusat kota, untuk menjangkaunya pun harus menggunakan sarana transportasi yang agak ajaib, “oplet” ya, selain ojek, cuma opletlah yang mendapatkan hak istimewa untuk masuk ke area SMAN 6. Bayangin aja kalau Nia, si Mrs.Gaul, harus ke sekolah dengan oplet! Apa kata Dunia?. Tapi Nia tidak punya pilihan lain, hanya itulah satu-satunya sekolah Negeri yang mau menerimanya. Untung saja ada Mang Ujang yang setiap hari mengantar Nia kesekolah dengan mobil pribadi.
***
“Nia! Ke kantin yuk…” dengan gayanya yang super centil, Luna menghampiri Nia sambil terus memainkan rambutnya.
“malas Ah!”
“ayolah…masih mikirin masalah audisi kemarin ya! Kan masih ada kesempatan lain” Endy pun datang dan ikut memaksa Nia ke kantin.
“iya, tahun depan!”jawab Nia dengan ketus
“Ayo dong Ni…biarpun kamu duduk disini sampai kiamat, itu ngga akan merubah apa-apa”
Akhirnya Nia pun mengiyakan ajakan kedua temannya, dengan bibir yang masih maju lima centimeter, Nia mengikuti kedua temannya menuju ke kantin.
“Bu! Baksonya tiga ya!” teriak Nia pada ibu kantin sambil mengacungkan ke tiga jarinya. Mereka bertiga pun duduk dengan santainya sambil bercanda, bahkan, kali ini tak Nampak lagi bibir manyum Nia yang dari tadi dipamerkannya itu. Tapi ternyata kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Seorang cowok terjatuh pas disamping meja Nia, dan yang lebih sial lagi, minuman fanta yang dibawa oleh orang terisebut tumpah dan mengenai seragam Nia yang putih bersih. Wajah Nia kembali memerah. Dengan kesal, Nia berdiri dari tempat duduknya dan siap melancarkan serangan.
“oh my God…...Alien!!!” teriak Nia dengan bola mata yang hampir keluar, dia sama sekali tak menyangka akan bertemu orang itu lagi. Ya, seseorang yang membuat impian Nia untuk menjadi seorang Dancer hancur berkeping-keping.
“kamu ngga bosan ya gangguin hidup Aku! ngga di luar, ngga disini, kamu tuh selalu ngacauin hidup aku” Sambil bertolak pinggang, Nia mengeluarkan suara macannya.
“maaf ya!saya sama sekali tidak sengaja” Fikri cepat-cepat berdiri dan membetulkan posisi kacamatanya.
“kamu cewe yang kemarin kan?” Fikri terlihat kaget dan terbata-bata.
“iya!kanapa? akhirnya kamu sadar kan kalau kamu memang pembawa sial buat aku” kemarahan Nia semakin menjadi-jadi, sekarang Nia persis seperti harimau yang siap menerkam sang musang.
“maaf ya!Saya memang ceroboh, tapi Saya sama sekali ngga bermaksud buat kamu sial terus” Fikri memelas dan terus memegangi lututnya yang sakit.
“udah deh…mending sekarang kamu nyingkir dari hadapan aku, sebelum kesialan lain menimpaku lagi” siswa-siswi lain yang mendengar pertengkaran itu pun terus berkerumun. Bagaimana tidak! Volume sound system Nia sekarang lagi oke-okenya.
“sekali lagi maaf ya! Saya benar-benar tidak sengaja” Fikri kemudian berlalu dengan wajah yang masih meringis kesakitan, sepertinya tangannya terluka akibat jatuh tadi.
“jadi yang kamu maksud sebagai Alien itu Fikri!” Tanya luna yang dari tadi hanya bisa bengong menyaksikan keganasan Nia.
“iya! Si Alien pembawa sial”jawab Nia diiringi dengan wajah ketusnya.
“dia itu bukan pembawa sial kali, asal kamu tahu Ni, Fikri itu sisiwa teladan disini, dia itu ketua Rohis lho!”Endy menimpali.
“Mau ketua Rohis kek, ketua geng kek, Aku ngga perduli, pokoknya Aku ngga bakalan tinggal diam dengan semua ini”
“maksudnya kamu pengen balas dendam?”
Nia sama sekali tak menjawab pertanyaan Luna, dia hanya tersenyum sinis dan kembali kekelas. Akhirnya tak ada lagi acara makan bakso bersama siang itu. Semua hancur berantakan gara-gara kemunculan si Alien, ups...maksudnya Fikri!
***
Siang ini, matahari sungguh tak bersahabat, radiasi panas yang dipancarkannya serasa memanggang mahkluk bumi hidup-hidup. Sepertinya lapisan Ozon diatas sana semakin tipis saja. Dengan malas Nia melangkahkan kakinya ke gerbang sekolah untuk menunggu mang Ujang, sopir yang selama ini setia mengantar dan menjemput Nia di sekolah. Belum lagi sampai di gerbang, mata Nia tertuju pada sebuah sepeda onthel yang terparkir di bawah pohon. Tanpa butuh peralatan detektif, Nia langsung tahu bahwa sepeda itu adalah milik Fikri. Sepertinya Bisikan setan mulai menyeruak di telinganya. Sekarang sama sekali tak terdengar suara peri yang membisikkan kebaikan. Bak maling yang mengendap-ngendap, Nia mendekati sepeda onthel itu dan Puss….satu sentuhan saja, ban sepeda itu mulai mengeluarkan Angin dan kempes.
Tanpa rasa bersalah, senyum Nia mengembang memperlihatkan kepuasan. Nia pun cepat-cepat menuju mobil jemputannya sebelum orang lain melihat perbuatan terkutuknya.
Sementara itu, Fikri yang biasanya pulang dengan menunggangi sepeda onthel perkasa kesayangannya, sekarang harus jalan kaki sambil membawa sepedanya. Belum lagi matahari yang sangat terik, hampir membuat Fikri pingsan kehausan.
“Akh, sepertiya sepeda ini sudah tua dan butuh pensiun” Gumam Fikri dalam hati sambil terus menyeka peluh yang dari tadi bercucuran diwajahnya. Agaknya Fikri sama sekali tak tahu kalau yang mengempeskan ban sepedanya adalah Nia, sang Harimau dari kota hujan!

***
Akhirnya malam minggu pun tiba, Its time to party!!! Nia pun sibuk memilah-milah pakaian yang hendak dikenakannya malam ini. Biasanya Luna dan Endy selalu menjadi bagian dari pesta itu, tapi mala ini, sepertinya Nia harus berangkat sendiri. Kedua sahabatnya itu ternyata punya agenda keluarga yang tak bisa ditinggalkan. Walaupun tanpa Luna dan endy, Nia tetap bersemangat menyambut week end ini. Dengan stelan gaun merah yang super mini, Nia menstater mobilnya dan siap untuk berpesta.
Lagi-lagi nasib baik ternyata tak berpihak pada Nia, padahal saat itu, fikri sama sekali tidak berada di dekat Nia kok! belum sampai di tujuan, mobilnya mendadak cengeng dan akhirnya mogok di tengah jalan. Keganasan dan keberanian Nia yang selalu diperihatkannya saat sedang menghadapai Fikri, sekarang minggat tak berjejak. Bagaimana tidak, sekarang mobilnya mogok di daerah yang sama sekali tak berpenghuni. Belum lagi daerah itu terkenal sebagai daerah yang rawan kejahatan. Nia melihat ke kaca spion dan alangkah kegetnya dia ketika melihat denga samar-samar, seorang laki-laki sedang memperhatikan mobilnya dari belakang. Nia tak berani lagi untuk melihat lebih jelas, dia hanya duduk diam di mobilnya dengan menutup mata sambil mulutnya terus komat-kamit membaca Al-Fatihah, satu-satunya surat yang dihapalnya, itu pun karena waktu liburan dikampung dia dipaksa oleh nenekna untuk menghapal Al-Fatihah.
Kini jantung Nia hampir rontok karena takut. Langkah kaki orang itu semakin jelas mendekati mobil Nia, nia terus mengulangi bacaan fatihahnya sambil terus menutup mata. Tok..tok…!si lelaki misterius kemudian mengetuk kaca mobil Nia. Sekarang, Nia benar-benar ketakutan, Nia menahan nafasnya sejenak sebelum memberanikan diri untuk membuka mata.
“Nia kan?” Nia terperanjat melihat sosok yang berdiri di hadapannya sekarang.
“Fikri!!! Kamu emang seneng ya bikin Aku takut” teriak Nia dengan wajah yang masih diliputi rasa takut, dan tentu saja masih dengan topeng keganasan yang selalu dikenakannya saat menghadapi Fikri. Tapi sekarang, Nia agak lega dengan kedatangan Fikri. Ya, walaupun kedatangan Fikri saat itu tidak diundang dan tak diharapkan, tapi paling tidak yang menemukannya terlantar dipinggir jalan adalah orang yang dikenalnya. Coba yang tadi orang lain, mungkin Nia udah pipis di celana karena tak sanggup menahan rasa takut.
“mobilnya mogok ya?, kalau kamu ngga keberatan Saya bisa nganterin kamu pulang!” Fikri mencoba menawarkan bantuan.
“ngga usah! Aku sama sekali ngga sudi pulang sama kamu, apa lagi harus numpang di sepeda onthel kamu!” tolak Nia dengan ketus.
“Tapi kamu kan cewe’!ngga baik cewe di tengah jalan sendirian di malam hari kayak gini. Apa lagi disini kan daerah rawan kejahatan Ni!” Fikri mencoba membujuk.
“Ah...bilang aja kamu mau cari kesempatan dalam kesempitan kan?” Nia memasang wajah curiganya. Sebenarnya Fikri sama sekali tak punya niat apa-apa terhadp Nia, coba saja Fikri dari kecil tidak diajari tentang tolong menolong, Dia juga ogah buat nolongin si harimau betina. Apa lagi Fikri paling anti sama yang namanya berdua-duaan (Anti kuman... kali).
Tapi akhirnya Nia nyerah juga! Walau bagaimanapun ganasnya seorang Nia, tetap saja dia ketakutan kalau harus sendirian di tengah jalan yang sepi kayak gini. Dengan berat hati Nia pun ikut pulang dengan Fikri, dan tentu saja dibonceng dengan sepeda onthelnya. “Ya tuhan…ternyata sepeda onthel inilah yang menolongku disaat mobil canggihku tak bisa berbuat apa-apa, padahal kemarin Aku udah jahat banget sama ni sepeda” Gumam Nia dalam Hati sambil mangusap sadel sepeda onthel milik Fikri. Tapi ada satu hal yang membuat Nia merasa heran, Dia tak pernah menyangka akan merasa nyaman duduk di sepeda onthel yang dibawa Fikri. Ada perasaan Aneh yang menyergapnya. ya, perasaan yang tak pernah dia rasakan sebelumnya. “oh Tuhan…perasaan Apa ini? Apa mungkin ini yang dinamakan cinta?” Nia tak sanggup menyembunyikan perasaannya, sampai-sampai, sekarang dia nyengar-nyengir sendiri kayak orang gila. “Akh, tapi tidak! Masa sih Aku jatuh Cinta sama orang kayak gini, kayak ngga ada cowok lain aja!” Nia mencoba mencoba meyakinkan perasaannya.

***
Dering weker membangunkan Nia dari tidurnya. Dia pun melakukan aktivitas rutinnya sebelum beranjak dari tempat tidur. Menggeliat-geliat beberapa menit, lalu melakukan sit-up sebentar. Suara petir diluar sana menyambar-nyambar, langit pun tak kuasa menahan beratnya Awan hitam, hingga Akhirnya berjatuhanlah tetesan-tetesan air dari atas sana. Hujan-hujan kayak gini, emang yang paling enak dilakukan adalah tidur. Tapi tidak bagi Nia, hari ini dia sangat bersemangat untuk kesekolah. Dari semalam dia sama sekali tak bisa tidur dengan tenang untuk menuggu hari ini tiba. Memang benar kata pepatah, kalau jarak benci dan Cinta itu hanya setipis kulit bawang. Buktinya, Rasa benci Nia pada Fikri mendadak berubah menjadi rasa Cinta dan sayang.
Sejak kejadian malam itu, sikap Nia ke Fikri memang berubah 180 derajat. Walaupun malam itu, yang datang untuk menolong Nia bukanlah seorang pangeran berkuda putih, tapi setidaknya, kedatangan Fikri dan si sepeda onthel sudah cukup mewakili semuanya. Tapi Nia bingung bagaimana caranya menaklukkan hati Fikri. Masalahnya Fikri tak pernah memberikan sinyal lampu hijau pada Nia. Setiap Nia mengajaknya untuk jalan bareng, Fikri selalu menolak dengan alasan yang tidak jelas, dia hanya bilang “Tidak baik perempuan dan laki-laki yang bukan muhrim berduaan!” Nia semakin tidak mengerti, dia tidak mengerti apa itu muhrim, dan bagaimana hukumnya dalam islam.
Nia terus melangkahkan kaki menuju ke gerbangng sekolah, dengan wajah yang berseri-seri dan bibir yang terus menebar senyum, sangat jelas hari ini adalah hari yang istimewa bagi Nia. Hari ini dia memang berencana untuk menyatakan semua isi hatinya pada Fikri.
“Fikri!! Tunggu” teriak Nia. Fikri yang tadi hendak memarkir sepedanya menghentikan langkahnya mendengar teriakan Nia.
“Ada apa Ni?” sambil terus menunduk, Fikri menjawab sapaan Nia
“Aku mau ngomong sesuatu! Sebelumnya, Aku minta maaf ya! selama ini Aku udah jahat dan galak sama kamu. Tapi sekarang Aku sadar itu salah. Dan asal kamu tahu, sejak kamu nolong Aku malam itu, Aku merasakan perasaan Aneh yang tak pernah kurasakan sebelumnya. Dan Aku yakin kalau itu Cinta. Dan Aku harap kamu juga merasakan hal yang sama sepertiku” jelas Nia dengan sangat Antusias.
“Jangan terlalu yakin dengan perasaan kamu, karena sangat sulit membedakan antara suara hati dan nafsu” jawab Fikri sambil terus mengulum senyum. Tanpa berkata apa-apa lagi fikri mengambil sebuah bingkisan kecil dari dalam tasnya dan menyerahkan bungkusan itu pada Nia. Nia hanya bisa terdiam dan berdiri kayak patung. Lidahnya kelu dan tak bisa berkata apapun. Fikri pun meninggalkan Nia tanpa memberi jawaban pasti.
Sampai di kelas, Nia membuka bingkisan kecil yang di berikan Fikri, walaupun dia masih bingung dengan sikap Fikri tadi, tapi Nia mencoba untuk berpositive Thinking. Kebingungan Nia semakin bertambah ketika melihat isi bingkisan itu. Jilbab dan sebuah buku kecil “Muslimah, dimana Identitasmu?” ya, seperti itulah judul bukunya. Nia mencoba membuka buku itu lembar demi lembar, dan akhirnya Nia mengerti kenapa Fikri bersikap seperti itu, dan kenapa Fikri tak mau pacaran. Tak sadar Air mata Nia mulai menetes dan semakin lama semakin deras. Tapi air matanya itu cukup untuk membasahi hatinya yang telah kering selama ini. Sekarang perasaan aneh itu muncul lagi! Tapi sekarang perasaan Aneh itu bukan untuk seorang Fikri. Tapi untuk suatu dzat yang belum bisa Nia pahami.